Senin, 28 Desember 2020

Tanjung uban itu memang luar biasa

 

Tanjung uban itu memang luar biasa panasnya. Masha Allah. Serasa matahari itu dekat sekali. Lingkungan ini pun tidak begitu banyak pohon, jadilah cahaya mataharinya menyorot tanpa banyak halangan. Membakar sana sini. Aku tak kuasa berlama-lama diluar. Ingin terus mengurung diri di dlam ruangan, tapi di dalam ruangan ini tidakpun ada ac, hanya kipas angin yang bergerak berputar kesana kemari lelah melerai panas yang terus menyerang setiap badan yang ada di ruangan ini.


Kebayangkan teriknya (pict ni di depan lagoi J )

Aku tak pernah merasakan panas matahari sebegitu menyegat seperti di tanjung uban ini. Semarang memang panas, surabaya memang panas, namun sepertinya tidak menyamai apa yang ada disini. Kulit-kulit menghitam terpendar setiap saat, tidak hanya setiap berada diluar ruangan tapi di dalam sini pun pantulan itu terasa memanggang. Baju tidak ada enaknya jika dipakai dua kali, penuh keringat, basah dan bau. Entah sudah berapa semprotan parfum yang aku pakai setiap pagi, tapi baunya tetap saja aku tak suka.

Inilah tanah yang penuh dengan kejutan. Tanah yang membuatku takjub akan keindahannya meski begitu panas hawa nya. Pagi-pagi aku menggigil kedinginan, kontras sesaat sebelum aku terlelap dengan balutan keringat akan panasnya malam. Pagi memang begitu dingin disini, kemudian beranjak membiru langit pada waktu dhuha yang menampakkan perkasanya matahari yang memancarkan bertriliun triliun foton ke permuakaan bumi. Meski hanya gelombang tapi energinya diberikan Allah kekuatan untuk membakar dan memberi energi kehidupan pada makhluk bumi.

Uban oh uban, sampai kapan aku akan disini? Entahlah. Hidupku penuh kejutan, Alhamdulillah. Semoga yang akan datang tetap merupakan kejutan kebaikan dari Allah jalla jalalun. Aamiin.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tanjung uban itu memang luar biasa

  Tanjung uban itu memang luar biasa panasnya. Masha Allah. Serasa matahari itu dekat sekali. Lingkungan ini pun tidak begitu banyak pohon, ...